
Kali ini, kita lihat utilitas dalam sistem operasi yang sering justru dimanfaatkan oleh virus untuk menginfeksi komputer. Apa sajakah utilitas tersebut? Bagaimana pula cara mengatasinya?
Nonaktifkan Autorun Agar Virus Manyun
Media rekam portabel dari generasi awal sampai yang terkini selalu menyertakan fasilitas autorun. Dari disket, CD, sampai dengan USB flashdisk jika kita masukkan ke perangkat pembaca akan menawarkan pilihan untuk membuka isi atau menjalankan file di dalamnya secara otomatis.
Fungsionalitas autorun dimanfaatkan oleh virus secara cerdik untuk masuk ke dalam komputer dan mulai menginfeksi. Sesaat setelah memasukkan media simpan ke dalam drive atau slot di komputer, jika muncul kotak dialog autorun, jangan klik Yes. Klik Cancel.
Selanjutnya, untuk menonaktifkan secara sementara fungsionalitas autorun di komputer, ikutilah langkah-langkah berikut ini:

1.Klik menu Start > Run. Ketikkan perintah gpedit.msc lalu klik tombol OK.
2.Pada kotak dialog Group Policy, klik ganda pada Administrative Templates.
3.Pada panel sebelah kanan, klik ganda System.
4.Klik ganda pilihan Turn-off Autorun. Pada kotak dialog Turn-off Autorun Properties, aktifkan pilihan Enable. Pilih All drives pada Turn-off Autorun On. Jika sudah selesai, klik tombol OK.
Pengguna Windows XP masih harus menyempurnakan pengaturan dengan mengeset nilai pada registry. Ikuti langkah berikut ini:
1.Klik menu Start > Run. Ketikkan perintah regedit lalu klik tombol OK.
2.Bukalah kunci registry HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer.
3.Pada panel sebelah kanan, klik ganda pada NoDriveTypeAutorun.
4.Pada kotak dialog Edit DWORD Value, aktifkan pilihan Hexadecimal. Berikan nilai 95 untuk menonaktifkan autorun pada USB flashdisk. Jika hendak menonaktifkan autorun pada USB flashdisk maupun CDROM, berikan nilai b5. Klik tombol OK.
5.Restart komputer untuk menerapkan pengaturan yang sudah kita buat.
Parkir System Restore Agar Virus GemporUtilitas ini berfungsi untuk mengembalikan konfigurasi sistem, mundur ke suatu tanggal yang sudah lalu. Namun, secara cerdik, virus memanfaatkan fasilitas ini. Ketika ada upaya pembersihan, virus akan mengembalikan konfigurasi sistem ke tanggal saat komputer mulai terinfeksi virus.
Kalau begitu, jangan kalah cerdik. Nonaktifkan untuk sementara utilitas System Restore sebelum melakukan scanning dan pembersihan virus. Supaya lebih aman, masuklah ke Safe Mode dengan me-restart komputer dan menekan-nekan tombol F8. Jika muncul kotak dialog tawaran masuk ke Safe Mode, pilih Yes. Service dan proses yang minimal pada Safe Mode memperkecil kemungkinan virus aktif dalam bentuk service atau process yang disusupi. Mulailah menonaktifkan System Restore.

1.Klik tombol Start > Control Panel. Jika Anda menggunakan Classic View, klik ganda ikon System, lalu buka tab System Restore. Jika Anda menggunakan Category View, klik ganda Performance and Maintenance, lalu klik System Restore > System Restore Setting.
2.Berikan tanda check pada pilihan Turn-off System Restore on All Drives, lalu klik tombol OK.
Setelah proses ini, segera lakukan scanning virus dengan antivirus (tentu saja setelah definisi virus atau basis data virusnya di-update). Proses scanning akan menjadi lebih efektif.
Begitu proses scanning virus selesai, silakan aktifkan kembali utilitas System Restore dan restart komputer dalam mode Normal.
Semoga trik ini bermanfaat bagi kita.


